Rabu, 01 November 2017
AllTips, herpes, kesehatan, lipstik, penyakit
BERITA KESEHATAN - Seorang wanita asal California, Amerika Serikat menjajal lipstik pada sebuah toko kosmetik terkenal pada Oktober 2015. Siapa sangka, tidak berapa lama kemudian dia tertular herpes. Benarkah virus herpes bisa menular lewat lipstik?
Sebagai teknis, seseorang memang bisa terkena virus dari lipstik. Namun, penularan tersebut bukan hal yang umum terjadi seperti disampaikan dokter spesialis penyakit menular dari Johns Hopkins Center for Health Security, Amerika Serikat, Amesh Adalja.
Virus herpes bisa menular melalui air liur dan kontak kulit. Jadi, secara teknis kalau ada seseorang yang terinfeksi virus herpes kemudian memakai lipstik, orang selanjutnya yang menjajal lipstik yang sama bakal terinfeksi herpes.
Mengenai lama virus bisa bertahan pada lipstik tergantung dari kondisi lingkungan seperti tingkat kelembapan. Namun secara umum, virus bisa bertahan hingga beberapa jam, Adalja yang tidak memeriksa wanita tersebut menduga wanita itu sesungguhnya sudah terinfeksi herpes sebelum kontak pada lipstik.
Karena tidak semua orang pada virus herpes memperlihatkan gejala. Meski tanpa gejala, herpes tetap mampu ditularkan. Herpes oral disebabkan karena virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1). Pada seluruh dunia, diperkirakan ada 67 persen orang di bawah 50 tahun dengan HSV-1 seperti mengutip data Badan Kesehatan Dunia.
Adalja menekankan tidak perlu stres dan khawatir pada virus ini. Virus HSV-1 ini sangat sulit dihindari, pada dasarnya adalah bagian dari kondisi manusia.
Jajal Lipstik di Toko Bisa Kena Herpes?
BERITA KESEHATAN - Seorang wanita asal California, Amerika Serikat menjajal lipstik pada sebuah toko kosmetik terkenal pada Oktober 2015. Siapa sangka, tidak berapa lama kemudian dia tertular herpes. Benarkah virus herpes bisa menular lewat lipstik?
Sebagai teknis, seseorang memang bisa terkena virus dari lipstik. Namun, penularan tersebut bukan hal yang umum terjadi seperti disampaikan dokter spesialis penyakit menular dari Johns Hopkins Center for Health Security, Amerika Serikat, Amesh Adalja.
Virus herpes bisa menular melalui air liur dan kontak kulit. Jadi, secara teknis kalau ada seseorang yang terinfeksi virus herpes kemudian memakai lipstik, orang selanjutnya yang menjajal lipstik yang sama bakal terinfeksi herpes.
Mengenai lama virus bisa bertahan pada lipstik tergantung dari kondisi lingkungan seperti tingkat kelembapan. Namun secara umum, virus bisa bertahan hingga beberapa jam, Adalja yang tidak memeriksa wanita tersebut menduga wanita itu sesungguhnya sudah terinfeksi herpes sebelum kontak pada lipstik.
Karena tidak semua orang pada virus herpes memperlihatkan gejala. Meski tanpa gejala, herpes tetap mampu ditularkan. Herpes oral disebabkan karena virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1). Pada seluruh dunia, diperkirakan ada 67 persen orang di bawah 50 tahun dengan HSV-1 seperti mengutip data Badan Kesehatan Dunia.
Adalja menekankan tidak perlu stres dan khawatir pada virus ini. Virus HSV-1 ini sangat sulit dihindari, pada dasarnya adalah bagian dari kondisi manusia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar