Kamis, 07 September 2017
AllTips, kesehatan, kesehatan organ itam, kesehatan wanita, mencukur
BERITA KESEHATAN - Bagi kamu yang risih karena rambut area intim terlalu lebat serta bikin gatal, pasti kamu ingin mencukur dan memangkasnya agar bisa tambah rapi dan tidak mengganggu kenyamanan. Tetapi kamu juga harus berhati hati Ladies, karena ternyata mencukur rambut area vagina bisa berbahaya.
Berdasarkan survey kesehatan yang diterbitkan dalam Jama Dermatology, mencukur bulu kemaluan organ itim menimbulkan luka cukur serta menyebabkan bakteri masuk ke dalam luka. Meski sebenarnya lukanya tidak serius, tetapi sebanyak 1,5 persen kasus butuh penanganan medis.
Dr. Benjamin Breyer, Dokter Urologi University of California San Francisco, mengungkapkan maka setelah memulai survey, ternyata 60% orang mengalami luka ketika mencoba memangkas habis rambut di area miss V.
Dokter Benjamin mengungkapkan maka luka di area organ intim mampu membuat orang tambah rentan terhadap infeksi, termasuk penyakit menular seksual. Peneltian tambah lanjut masih ingin dilakukan mendapatkan mengetahui seberapa besar kemungkinan penyakit menular seksual dikaitkan oleh luka mencukur rambut kemaluan.
Namun yang perlu dipahami banyak orang maka semakin sering mencukur rambut miss V, semakin besar kemungkinan mengalami luka dan semakin besar kemungkinan infeksi. Jadi, kamu harus super hati hati ya ketika mencukur rambut miss V serta pastikan kamu tidak mengalami luka ketika mencukur.
Hati - Hati Ladies, Ini Bahaya dan Resiko Sering Mencukur Rambut Miss
BERITA KESEHATAN - Bagi kamu yang risih karena rambut area intim terlalu lebat serta bikin gatal, pasti kamu ingin mencukur dan memangkasnya agar bisa tambah rapi dan tidak mengganggu kenyamanan. Tetapi kamu juga harus berhati hati Ladies, karena ternyata mencukur rambut area vagina bisa berbahaya.
Berdasarkan survey kesehatan yang diterbitkan dalam Jama Dermatology, mencukur bulu kemaluan organ itim menimbulkan luka cukur serta menyebabkan bakteri masuk ke dalam luka. Meski sebenarnya lukanya tidak serius, tetapi sebanyak 1,5 persen kasus butuh penanganan medis.
Dr. Benjamin Breyer, Dokter Urologi University of California San Francisco, mengungkapkan maka setelah memulai survey, ternyata 60% orang mengalami luka ketika mencoba memangkas habis rambut di area miss V.
Dokter Benjamin mengungkapkan maka luka di area organ intim mampu membuat orang tambah rentan terhadap infeksi, termasuk penyakit menular seksual. Peneltian tambah lanjut masih ingin dilakukan mendapatkan mengetahui seberapa besar kemungkinan penyakit menular seksual dikaitkan oleh luka mencukur rambut kemaluan.
Namun yang perlu dipahami banyak orang maka semakin sering mencukur rambut miss V, semakin besar kemungkinan mengalami luka dan semakin besar kemungkinan infeksi. Jadi, kamu harus super hati hati ya ketika mencukur rambut miss V serta pastikan kamu tidak mengalami luka ketika mencukur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar